Sunday, October 30, 2016

Kalau Cukup Jujur Pada Diri

kalau cukup jujur pada diri sendiri, bahagia sebenarnya tentang bersyukur.
ada seribu alasan mengeluh seperti juga banyaknya alasan untuk menyadari bahwa kita di kelilingi keindahan.

tapi apakah bersyukur bisa berarti menikmati ketiadaan kemajuan?
nyaman dan bersyukur harusnya berbeda
bersyukur lebih kepada menikmati kondisi yang sedang dihadapi secara nyaman, walaupun keyataannya seringkali tidak.

Hanya dengan bersyukur, cakrawala menjadi terbuka,
bahwa tidak ada badai yang abadi seperti fananya kebahagiaan.

syukur itu menjalani hal biasa dengan keyakinan akan hal luar biasa yang menjelang di masa depan.
syukur itu menerima diri saat ini dan mengusahakan kebaikan yang lebih di saat yang bersamaan.
syukur itu pengakuan bahwa kita memang manusia yang tidak berdaya menciptakan bahkan sedetik keadaan.

bersyukur seperti berpijak di sebuah batu diujung jurang yang hampir longsor,
: kita tidak benar-benar semalang itu ketika terpikir ada kesempatan terbuka lebar untuk melompat ke tempat aman ketimbang mengutuk diri dan Tuhan di tempat dan waktu yang terang saja tidak tepat.

syukurlah,
hayat masih dikandung badan.
selamat menikmati hidup bahagia.


Sunday, October 9, 2016

Asal Usul Keterhubungan

Untuk dapat terkoneksi dengan seseorang kita perlu berbagi.

Untuk dapat berbagi kita perlu sesuatu yang menarik.

Untuk dapat sesuatu yang menarik, kita perlu pengalaman.

Untuk mendapatkan pengalaman, kita perlu menjadi berani.

Untuk menjadi berani, kita perlu kreativitas dan kerendahan hati melihat diri sendiri sebagai sesuatu yang keseimbangan yang utuh antara kelebihan dan kekurangannya,
~yang tidak lebih baik atau lebih buruk dari siapapun.




Sunday, June 19, 2016

Pidato Pemimpi Tidur

jadilah aku
seburuk-buruknya manusia laki-laki
tanpa titel di belakang nama
dan gaji tetap
uang diterima bulanan menutupi utang bulanan

hei, apa kabar pemimpi?
belum habiskah tidurmu
atau belum kelar mimpi-mimpi itu
apa manusia-manusia masih lebih senang melihat pangkat
ketimbang moral yang masuk akal?

perang sengit ini takkan selesai
tapi kalaupun mati ditengah jalan
aku akan mati
sebagai orang yang tidak tunduk pada norma normal
sebagai pejuang
walau sering bangun kesiangan
demi mimpi
dan yang lebih absurd dari itu
: harga diri

aku punya pena
aku punya sehelai kertas
aku punya malam berpurnama
orang kaya mana yang dapat
menandingi kedamaianku?

tak cukup emas segunung
untuk membeli kebebasan.

hanya ada dua jenis orang
: miskin dan merasa kaya


Nino Zulfikar


Friday, June 3, 2016

Sunday, May 29, 2016

Tersesat

dalam pelarian membingungkan ini
kita sama tak mempunyai peta
lagi tak paham arah

lari saja
jika lelah, berhenti
sejenak saja
lari lagi

kita tak tau sedang mendekati apa
atau jangan-jangan hanya buang-buang tenaga

tapi menunggu
tak membuat pembeda pada mati
meski gugur
kita akan gugur sebagai pemberontak nekat tersohor;
tapi jika berhasil kita tiba pada fajar setelah suatu subuh,
akan gorengkan bagimu sarapan nasi kesukaanmu

kau tahu?
hanya pemilik tujuan
yang dapat tersesat



Jakarta, 28 Mei 2016


Trending